Pemeriksaan data area
Area yang diajukan diperiksa keterbacaan, kelengkapan, cakupan, tingkat detail, dan asal informasinya.
Analisis dimulai dari batas area yang diajukan klien. SangkanLogix meninjau informasi hutan dan lahan, perubahan dari waktu ke waktu, serta citra pendukung, lalu membaca temuan bersama data rantai pasok yang tersedia. Hasilnya bersifat indikatif dan disertai tanggal, ruang lingkup, serta catatan keterbatasan untuk mendukung proses uji tuntas (due diligence).

Pemeriksaan mencakup kualitas data area, pemilihan rujukan, dan penelaahan temuan. Indikasi yang memerlukan penjelasan lebih lanjut dicatat untuk ditindaklanjuti.
Area yang diajukan diperiksa keterbacaan, kelengkapan, cakupan, tingkat detail, dan asal informasinya.
Informasi geospasial dan temporal dipilih menurut fungsi, periode, kesesuaian wilayah, dan keterbatasannya.
Temuan pada area sumber dibaca bersama konteks lanskap dan informasi rantai pasok yang tersedia.
Indikasi, anomali, atau data yang belum selaras ditelaah lebih lanjut dan dapat memerlukan bukti pendukung tambahan.
Waktu, ruang lingkup, status, catatan penelaah, dan batas penggunaan disimpan bersama hasil.
Batas sumber, rujukan tutupan lahan, informasi perubahan, dan citra pendukung digunakan bersama. Masing-masing mempunyai cakupan dan keterbatasan. Tidak satu pun menjadi dasar tunggal untuk menyimpulkan kepatuhan EUDR.
Batas lokasi dibaca sesuai cakupan, tingkat detail, dan asal data yang disampaikan oleh penyedia informasi.
Referensi yang relevan membantu memahami karakter tutupan, tipe kawasan, dan kondisi lanskap di sekitar area sumber.
Informasi dari waktu yang berbeda membantu menempatkan perubahan yang teridentifikasi dalam urutan kejadian.
Citra digunakan untuk pemeriksaan visual dengan mempertimbangkan waktu perekaman, kualitas tampilan, dan batas interpretasi.
Batas sumber ditampilkan bersama wilayah di sekitarnya untuk membantu pemeriksaan visual. Wilayah sekitar bukan bagian dari lokasi produksi yang diajukan.
Jangkauan peta dapat disesuaikan agar bentuk area dan kondisi sekitarnya terbaca. Tampilan tersebut tidak mengubah batas produksi dan tidak dapat menjadi dasar tunggal untuk menyimpulkan risiko.
Status menunjukkan hasil pemeriksaan atau tindak lanjut yang diperlukan. Status ini tidak menyatakan bahwa suatu sumber atau produk telah memenuhi EUDR.

Klien dapat membaca hasil bersama rincian area, tanggal analisis, kategori informasi, dan catatan penelaah. Keterbatasan dicantumkan agar hasil digunakan sesuai tujuan pemeriksaannya.
Ketika berada pada perusahaan yang sama, area sumber tidak berubah, sumber belum diarsipkan, versi hasil masih tersedia untuk akses klien, informasi tanggal dan ruang lingkup tetap terlihat, serta tidak ada informasi baru yang memerlukan peninjauan. Penggunaan kembali hasil tidak otomatis berarti volume material masih tersedia.
Ketika area sumber berubah, ruang lingkup lama tidak lagi memadai, muncul indikasi atau bukti baru, informasi saling bertentangan, atau penelaah memerlukan periode pemeriksaan tambahan.
Material dapat berpindah melalui beberapa pemasok dan fasilitas sebelum sampai ke eksportir. Pengembangan metode mempertimbangkan cara data diperoleh, dicatat, dan dihubungkan pada setiap tahap tersebut.
SangkanLogix dikembangkan dari pengalaman praktik Wangoon, dialog dengan pelaku usaha, kajian regulasi, serta kolaborasi bersama praktisi, akademisi, dan spesialis. Pembelajaran ini membentuk desain sistem, tetapi tidak menjadikan platform sebagai auditor, lembaga sertifikasi, otoritas hukum, atau pihak yang menentukan kepatuhan EUDR.
Metode tetap dikembangkan dan diuji secara internal. Penggunaan keluaran geospasial di luar lingkungan terkendali mengikuti status review regulasi dan ketentuan yang berlaku.