Dibangun untuk eksportir kayu Indonesia

Traceability yang tidak berhenti di titik koordinat.

SangkanLogix menghubungkan sumber kayu, produk, PO, shipment, evidence, dan analisis geolokasi indikatif dalam satu alur informasi yang dapat ditinjau—agar data eksportir lebih siap menjawab kebutuhan due diligence operator Uni Eropa.

SangkanLogix menyediakan dukungan informasi dan screening indikatif. Keputusan risiko dan penyampaian DDS tetap menjadi tanggung jawab operator atau trader yang berkewajiban.
Tim Wangoon meninjau hasil analisis indikatif SangkanLogix pada layar
Supplier to shipmentAlur data yang terhubung
Client-ready outputProfessional English information pack
Controlled reviewGeospatial & documentary desk
Indicative Geolocation ScreeningRecorded dataset · transparent methodology
Supply chain firstSumber, produk, batch, PO, dan shipment berada dalam satu hubungan data.
Indonesia-specificMengakomodasi jalur hutan negara dan hutan hak serta bukti yang berbeda.
Evidence-centeredDokumen ditautkan ke transaksi yang relevan, bukan sekadar ditumpuk di folder.
Role-awareEksportir menyiapkan informasi; operator Uni Eropa menjalankan due diligence.
Memahami EUDR secara utuh

EUDR sering dipersempit menjadi urusan peta. Padahal ceritanya jauh lebih panjang.

Geolokasi penting, tetapi ia harus dapat dihubungkan dengan komoditas, waktu produksi, legalitas, jumlah, pergerakan material, dan bukti pada shipment yang benar.

Baca penjelasan lengkap
Keliru 01

“Peta hijau berarti otomatis patuh.”

Peta adalah salah satu masukan penilaian risiko. Warna layer tidak menggantikan pemeriksaan sumber, legalitas, keterlacakan, dan evidence lainnya.

Keliru 02

“SVLK langsung menggantikan DDS.”

Sertifikasi dan verifikasi pihak ketiga dapat menjadi bukti pendukung, tetapi tidak mengambil alih tanggung jawab due diligence operator.

Keliru 03

“Satu koordinat cukup untuk semua shipment.”

Yang dibutuhkan bukan hanya titik, tetapi hubungan yang dapat dijelaskan antara area sumber, material yang digunakan, kuantitas, dan shipment tertentu.

Keliru 04

“Tidak ada indikasi berarti sudah compliant.”

Artinya hanya tidak ada indikasi yang teridentifikasi oleh metode dan dataset tercatat. Itu bukan kesimpulan hukum atau keputusan kepatuhan EUDR.

Satu workspace, hubungan data yang jelas

Dibuat dari sisi eksportir—tempat evidence benar-benar terbentuk.

Bukan hanya dashboard compliance generik. SangkanLogix mengikuti ritme bisnis kayu Indonesia dari sumber bahan baku sampai permintaan informasi buyer.

Semua fitur

Entitas dan sumber

Buyer, supplier, fasilitas, pengelola hutan, pemilik lahan, plot, konsesi, produk, spesies, dan rute pasok.

PO dan shipment

Satu PO dapat memiliki beberapa shipment, sementara invoice, packing list, dan dokumen angkutan tetap ditautkan secara spesifik.

Alokasi sumber dan volume

Penggunaan sumber dapat dicatat per shipment untuk membantu konsistensi logika pasokan dan mencegah alokasi yang melampaui catatan tersedia.

Evidence preparation

Dokumen sumber, angkutan, legalitas, transaksi, dan produksi ditempatkan pada konteksnya—bukan sekadar menjadi lampiran tanpa hubungan.

Geolokasi indikatif

Permintaan analisis, hasil otomatis, layer metodologi, konteks visual, dan kontrol rilis Wangoon tercatat dalam satu workflow.

Information Pack

Output berbahasa Inggris dengan identitas klien, sumber data, metodologi, keterbatasan, dan paket evidence untuk diteruskan kepada buyer.

Dari permintaan buyer ke paket informasi

Satu alur yang dapat ditelusuri kembali.

Setiap keluaran harus mempunyai jalan pulang menuju bukti sumbernya.

Master data

Buyer, produk, supplier, fasilitas, sumber, dan rute pasok.

PO & shipment

Permintaan buyer dipecah ke pengiriman dan dokumen komersialnya.

Traceability

Material ditautkan ke batch, sumber, jumlah, dan bukti pergerakan.

Evidence review

Ketersediaan dan konsistensi logis diperiksa; kekurangan dikembalikan.

Geo screening

Area sumber disaring dengan dataset dan metodologi yang tercatat.

Information Pack

Paket profesional disiapkan untuk mendukung proses buyer/operator.

Dua konteks sumber, dua jalur evidence

Hutan hak dan hutan negara tidak seharusnya dipaksa masuk ke formulir yang sama.

SangkanLogix membedakan struktur sumber, ketersediaan geolokasi, jenis bukti, dan keterbatasan informasi agar penjelasannya tetap jujur.

Pelatihan traceability dan EUDR bersama pemilik hutan rakyat
Hutan hak / hutan rakyat

Plot lebih dekat dengan pemilik dan bukti lahan.

Alur dapat memuat identitas pemilik, bukti penguasaan atau kepemilikan, polygon plot, jenis tanaman, estimasi atau catatan produksi, serta dokumen angkutan yang relevan seperti SAKR.

Plot-level geometryBukti lahanKayu budidayaSAKR
Pelatihan EUDR bagi eksportir dan industri furnitur Indonesia
Hutan negara / konsesi

Legal standing dan batas informasi harus terlihat.

Alur mengakomodasi area konsesi atau unit pengelolaan, SKSHH yang relevan, bukti SVLK/PHPL, perizinan dan dokumen pendukung. Jika blok atau plot panen tidak tersedia, keterbatasannya dicatat—bukan disamarkan.

Concession contextSKSHHSVLK/PHPL evidenceRecorded limitation
Metodologi geospasial

Screening otomatis, konteks visual, dan batas interpretasi yang eksplisit.

SangkanLogix menggunakan beberapa dataset untuk fungsi yang berbeda. Dataset, versi, tanggal analisis, geometri, dan metode ditampilkan agar hasil dapat dipahami—bukan hanya dipercaya.

Prinsip penting: layer JRC merupakan sumber informasi yang tidak wajib, tidak eksklusif, dan tidak mengikat secara hukum. Hasil screening tidak boleh berdiri sendiri sebagai keputusan kepatuhan.

Pelajari Metodologi

10 m

JRC Global Forest Cover 2020 V3

Konteks indikatif keberadaan tutupan hutan pada cut-off 2020.

GFT

JRC Forest Types 2020 V1

Primary, naturally regenerating, dan planted/plantation forest.

GFC

Hansen Global Forest Change

Indikasi kehilangan tutupan pohon tahunan dari rangkaian Landsat.

S2

Sentinel-2 SR Harmonized

Konteks citra multispektral untuk peninjauan visual, dengan keterbatasannya.

Peran yang tidak dicampuradukkan

Teknologi membantu proses. Tanggung jawab tetap berada pada pihak yang tepat.

01 · KLIEN

Prepared and declared by

Eksportir atau perusahaan klien mengelola dan menyatakan data sumber serta dokumen yang mereka unggah.

02 · PLATFORM

Organized through

SangkanLogix menghubungkan data, menjalankan kontrol workflow, dan menyiapkan keluaran informasi.

03 · WANGOON

Technically reviewed where recorded

Wangoon meninjau indikasi atau konsistensi evidence hanya ketika pemeriksaan manusia benar-benar dilakukan dan dicatat.

04 · EU OPERATOR

Due diligence decision

Operator atau trader yang berkewajiban menilai risiko, melakukan mitigasi, dan menyampaikan DDS sesuai kedudukannya.

Wangoon memberikan penjelasan EUDR di lingkungan industri furnitur
Local context. Global conversation.Timber supply chain · GIS · forestry governance · evidence communication
Dikembangkan oleh Wangoon

Teknologi yang lahir dari pertanyaan nyata eksportir.

SangkanLogix dikembangkan oleh Wangoon Research and Consulting dengan pengalaman praktik rantai pasok kayu, ketertelusuran, analisis GIS, kebijakan kehutanan, dan komunikasi evidence kepada buyer.

  • Berangkat dari workflow eksportir Indonesia, bukan menyalin formulir global secara mentah.
  • Memisahkan hasil otomatis, technical review manusia, konfirmasi klien, dan keputusan operator.
  • Dirancang multi-tenant agar identitas, pengguna, data, kuota, dan dokumen setiap perusahaan tetap terpisah.
  • Mengutamakan transparansi sumber data dan keterbatasan daripada klaim kepatuhan yang berlebihan.
Insights

Memahami EUDR dari rantai pasok yang benar-benar berjalan.

Lihat semua insight

Siapkan data sebelum buyer harus mengejarnya.

Bangun alur informasi yang dapat ditelusuri dari shipment kembali ke sumber—dengan peran, evidence, dan keterbatasan yang dinyatakan secara profesional.